Dampak Sperma Encer

Dampak Sperma Encer  – Air mani/ sperma encer adalah salah satu masalah “orang dewasa” yang sering diperbincangkan. Sebenarnya tingkat kekentalan (kepekatan) air mani tidak ada kaitannya dengan tingkat kesuburan seseorang. Faktor kejantanan itu berhubungan dengan fungsi seksual dalam arti kualitas hubungan, sedangkan faktor kesuburan berhubungan dengan masalah fertilitas yakni kemampuan seorang pria menghamili pasangannya. Jadi jelas bahwa kesuburan dengan kejantanan pria mempunyai arti berbeda.

Dampak Sperma Encer

Dampak Sperma Encer

Sperma yang Baik

Kriteria sperma yang baik berdasarkan ketetapan WHO yakni volumenya mencapai 2-5 CC, bentuknya harus nampak seperti cairan berwarna putih keruh atau berwarna putih murtiara dengan kekentalan biasa.

Sperma tidak boleh terlampau encer. Dan, ciri sperma yang baik memiliki bau yang khas bukan berbau busuk. Ada beberapa istilah untuk nama lain kelainan pada sperma.  Pria infertilitas bisa disebabkan jumlah sperma yang dikeluarkan tidak memenuhi standar (Oligozoospermia). Ada pula jenis kelainan yang menunjukkan sperma tidak bisa bergerak dengan baik (Astenozoospermia).

Bahkan ada juga pria yang memiliki kelainan, selalu mengeluarkan cairan tapi tidak mengandung sperma (Azoospermia)  atau  bisa juga seorang pria tidak mengeluarkan cairan sperma sama sekali (Aspermia).

Dampak Sperma Encer

Dampak sperma encer adalah tidak sampainya sperma ke sel telur yang dapat menghambat proses terjadinya kehamilan (konsepsi). Dampak Sperma Encer  Ini dikarenakan sperma tidak bisa bergerak dengan lincah menuju sel telur.

Jika anda menderita mani encer, yaitu bermani encer sehingga tidak dapat melaksanakan kegiatan seksual dalam waktu yang cukup lama dan wajar, tidak jarang sebelum melaksanakan kegiatan seksual, dimana kemaluan (penis) belum melakukan penusukan, sperma (mani) sudah memancar.

Dampak Sperma Encer  tidak berarti mandul. Harus dilakukan pemeriksaan sperma di laboratorium untuk mengetahuinya. Sperma encer bisa disebabkan karena onani yang terlalu sering. Kurangilah frekuensi onani, kalau bisa malah dihilangkan sama sekali. Karena sudah ada mekanisme pengeluaran sperma yang alami yaitu melalui mimpi basah. Jika otak merespon bahwa sperma sudah penuh, maka otomatis dia akan keluar melalui mimpi basah. Sehingga sperma tidak encer lagi.

Mengenai perubahan warna sperma, itu disebabkan oleh kemungkinan adanya infeksi sekunder yang belum diketahui benar dimana sebenarnya permasalahannya : baru di saluran atau memproduksi zat pelarut (kelenjar prostat) atau sudah di pabriknya sendiri (testis). Gradasi dan lokasi kelainan memang dapat berdampak kemandulan nantinya.

Bila pria tidak mengkonsumsi makanan-minuman dengan zat warna kuning berlebih (karoten atau vitamin A, zat kimia pewarna makanan – minuman), segeralah konsultasi langsung ke dokter terdekat untuk rekomendasi analisa cairan atau sperma. Tangan itu tidak bisa terjamin benar bersih, apalagi steril. Masalah perubahan warna sperma ini tidak bisa dianggap enteng.

Makanan Untuk Kesehatan Sperma

Salah satu jenis makanan yang bisa membantu menghindari dari terjadinya resiko sperma encer adalah dengan mengonsumsi wortel. Mempunyai sperma yang berkualitas dan sperma yang baik untuk membantu proses terjadinya pembuahan. Oleh karena itulah, saat ini banyak pria yang berambisi untuk bisa mendapatkan sperma yang baik. Dan salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi wortel setiap hari. Kandungan beta karoten yang ada di dalam wortel mampu dalam meningkatkan kualitas sperma mencapai 8-10%. Makanan lainnya yang bisa membantu mengatasi masalah sperma encer adalah dengan mengonsumsi ubi jalar, buah tomat, melon dan bisa membantu meningkatkan gerakan sperma. Namun presentase yang dihasilkan jumlahnya lebih kecil dibandingkan dnegan wortel.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas sperma adalah dengan cara mengonsumsi obat herbal. Dan selain itu juga pemilihan dari obat herbal bisa membantu dalam menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan.

Makanan untuk Sperma Sehat

Selain wortel, dibawah ini ada beberapa makanan yang bisa membantu meningkatkan sperma sehat adalah :

  1. Pegagan
    Tanaman herbal ini merupakan salah satu jenis tanaman dengan akndungan alami yang ada di dalamnya yang sangat baik membantu dalam menjaga kesehatan reproduksi kesehatan. Selain itu, kandungan madecocassosida yangbisa membantu memacu produksi dari kolagen. Kolagen ini bisa memberikan peranan yang besar pada proses regenerasi sel kulit dan termasuk diantaranya adalah sel telur pada wanita dan sel sperma pada pria. Pegagan juga mengandung kandungan karoten di dalamnya yang bertanggung jawab sebagai efek antioksidan alami. Karoten juga bisa membantu dalam menjaga mutu sperma dan membantu memelihara kesehatan sel telur. Cara kerjanya adalah dengan melindungi dinding sperma dan juga sel telur dari terjadinya kerusakan akibat dari serangan radikal bebas.
  2. Kemangi
    kemangi merupakan salah satu jenis makanan alami yang membantu dalam mengatasi sperma encer. Tanaman ini bisa membantu dalam menyegarkan, membantu menghilangkan masalah bau badan dan juga masalah bau mulut. Kandungan arginin yang ada di dalamnya bisa membantu meningkatkan daya tahan hidup sperma di dalam indung telur, bisa membantu mencegah terjadinya kemandulan, dan membantu menurunkan kadar gula darah tinggi.
  3. Seledri
    Obat alami lainnya adalah seledri. Daun seledri mengandung kandungan minyak atsiri, kalsium, zat besi dan magnesium di dalamnya. Dan selain itu juga seledri mengandung kandungan vitamin A, B, dan C. Dan setiap di dalam 100 gram daun seledri mengandung kandungan 130IU vitamin A, dan 15 mg vitamin C, serta vitamin A dan vitamin C yang dikenal sebagai antioksidan alami.

Dampak Sperma Encer


=====================================

>>> ProMale Untuk Stamina Pria, Menambah Jumlah dan Kualitas Sperma, Dan Mengentalkan Sperma Pria, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Sperma Encer and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>