Gangguan Sperma Pada Pria

Gangguan Sperma Pada Pria – Masalah kesuburan pria bukan ditentukan dari bentuk tubuh pria itu sendiri, melainkan dari kualitas sperma yang ada di dalam tubuhnya. Kualitas sperma sehat dan sperma yang baik pada pria biasanya tergantung dari pola makan dan juga pola hidup yang mereka terapkan. Untuk bisa menjadi subur, maka seorang pria biasanya harus mengeluarkan sperma yang normal dengan jumlah yang cukup agar bisa membuahi sel telur wanita. Keadaan yang bertolak belakang dengan terjadinya proses ini biasanya akan membuat pria menjadi kurang subur.

Gangguan Sperma Pada Pria

Gangguan Sperma Pada Pria

Masalah Kesuburan Pria

Penyebab dari terjadinya masalah ini adalah karena peningkatan pada suhu di dalam testis dimana sperma yang dihasilkan biasanya akan mengurangi dari jumlah sperma dengan jumlah yang lebih besar. Dan selain itu juga gerakan pada sperma yang kuat yang bisa meningkatkan jumlah dari sperma yang tidak normal. Kemungkinan dari peningkatan yang berhubungan dengan suhu panas yang terjadi dengan berlebihan. Gangguan yang bisa menimbulkan masalah demam dalam jangka waktu panjang, testis yang tidak turun. Salah satu jenis gangguan sperma pada pria yang sering menjadi keluhan mereka adalah sperma encer. Sebenarnya dalam dunia kedokteran tidak ada istilah sperma encer. Istilah sperma encer hanya untuk kaum awam saja.

Masalah sperma encer sebenarnya bukanlah suatu masalah yang terlalu berat. Yang terpenting adalah bahwa di dalam sperma itu ada sel sperma yang bisa berenang menuju ke sel telur untuk membuahi sel telur yang sudah matang. Di dalam dunia kedokter, gangguan sperma pada pria yang misalnya terjadi adalah azoospermia. Azoospermia merupakan salah satu keadaan dari cairan sperma yang tidak mengandung kandungan sel sperma atau tidak mengandung zpermatozoid. Penyakit ini merupakan salah satu jenis gangguan sperma pada pria yang sulit untuk bisa dideteksi dengan kasat mata. Jenis gangguan ini tidak menimbulkan suatu gejala apapun. Penyebab dari gangguan sperma pada pria jenis azoospermia ini biasanya disebabkan karena adanya suatu kerusakan pada pabrik sperma atau di dalam testis. Dan bisa juga disebabkan karena adanya suatu penyumbatan yang terjadi di dalam saluran keluar sperma atau untuk jenis obstruktif dan karena varikokel. Misalnya adalah suatu gangguan yang bersifat primer dibagian testis.

Azoospermia terdapat dua jenis :

  1. Obstruktif merupakan sumbatan yang terjadi pada saluran atau juga gangguan pada ejakulasi
  2. Non obsrtuktif merupakan kemungkinan yang disebabkan oleh faktor hormonal atau juga suatu kelainan yang terjadi pada testis atau pada buah zakar.

Untuk jenis azoospermia untuk jenis obstruktif berarti ada suatu produksi dari sel benih atau juga spermatozoa di dalam testis. Hanya pada saluran keluarnya buntu. Dan jika memang hal ini menjadi pemicu terjadinya maka bisa dilakukan dengan cara mendapatkan spermatozoa. Setelah spermatozoa sudah didapat, maka selanjutnya akan dilakukan suatu pembuahan buatan yang dilakukan dengan bayi tabung. Lain hal jika penyebab yang terjadi adalah karena testis tidak bisa memperoduksi spermatozoa. Kondisi seperti ini adalah salah satu jenis gangguan sperma pada pria yang sifatnya terminak dalam hal reproduksi. Teknik yang bisa dilakukan unutk membantu meningkatkan reproduksi tidak akan membantu karena memang tidak ada instrumen dalam pembuat spermatozoa yang ada di dalam testis. Testis yang sangat kecil dan juga keras biasanya sering diindikasikan adanya suatu gangguan pada bagian testis sebagai salah satu jenis organ penghasil dari spermatozoa.

Pemeriksaan Gangguan Sperma pada Pria

Pemeriksaan yang dilakukan pada gangguan sperma pada pria adalah :

  1. Pemeriksaan fisik
    Tes yang biasanya dilakukan dan paling sederhana adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik. Dan sebagian besar dari testis biasanya terdiri dari unsur-unsur untuk produksi sperma misalnya adalah epitel seminiferus, disaat ukuran dari testis menjadi sangat menurun, hal ini adalah suatu tanda bahwa epitel seminiferus mengalami pengaruh.
  2. Pemeriksaan hormon
    Folicle stimulating hormone atau FSH merupakan hormon yang diproduksi dari hipofisis yang mempunyai peranan dalam merangsang testis untuk bia memproduksi sperma. Disaat kapasitas dari produksi sperma dan juga pada testis semakin berkurang, maka hipofisis yang bisa membuat FSH lebih banyak untuk usaha dalam membuat testis agar bisa melakukan tugasnya. Oleh sebab itulah, jika FSH seorang pria dengan jumlah yang sangat tinggi, maka ada suatu indikasi bahwa tstis tidak memproduksi sperma dengan baik.
  3. USG Transrectal
    Untuk membantu menghilangkan penyumbatan yang terjadi pada saluran ejakulasi, maka hal yang dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan USG pada saluran ejakulasi dan juga pada vesikula seminalis. Untuk tes ini, USG biaasanya ditempatkan pada bagian rektum dimulai dari saluran yang letaknya pada dekat dinding rektum. Dan selain itu juga pada bagian saluran ejakulasi yang melewati prostat, sebuah kelenjar yang bisa dirasakan lewat dari dinding dubur pria.
  4. Tes urin
    Pemeriksaan gangguan sperma encer atau juga jenis gangguan sperma pada pria yang lainnya adalah dengan tes urin.
  5. Biopsi testis
    Pemeriksaan lainnya adalah dengan mengambil sampel dari testis dengan menggunakan jarum suntik atau bisa juga dengan lewat sayatan yang kecil yang ada di dalam skrotum. Hal ini akan membantu dalam menentukan kemampuan dari testis Anda untuk bisa memproduksi sperma dalam jumlah normal.

Gangguan Sperma Pada Pria


=====================================


>>> ProLQ Untuk Stamina Pria, Menambah Jumlah dan Kualitas Sperma, Dan Mengentalkan Sperma Pria, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Sperma Encer and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *