Penyakit Sperma Encer

Penyakit Sperma Encer – Pria normal yang tidak memiliki sperma encer akan mengeluarkan sperma antara 20 juta-120 juta per milimimeter disetiap ejakulasi. Kondisi ini cukup sehat untuk membuahi sebuah sel telur dalam tubuh wanita. Namun sayangnya, dengan jumlah antara 20-120 juta sperma tiap millimeter belum tentu berhasil untuk membuahi sel telur. Ada beberapa alasan yang mendasari ketidakberesan ini. Salah satunya adalah sel sperma yang keluar saat berejakulasi mengalami keanehan dalam pergerakan, keanehan dalam motilitas sperma dan jumlah sperma yang dikandung. Keanehan-keanehan tersebut adalah salah satu faktor yang menyebabkan suatu pasangan belum dikaruniai putera.

Penyakit Sperma Encer

Penyakit Sperma Encer

Sperma Encer

Salah satu problem Penyakit Sperma Encer yang diderita oleh seorang pria adalah asthenospermia, dimana kecepatan sel sperma kurang dari 20 mikrometer tiap detik. Tentu saja keberadaan sperma encer atau mani encer bisa mengganggu kesuburan seorang pria dan menghambat proses lebih lanjut, yakni kehamilan. Sisakan waktu anda untuk berkunjung pada ahli urolohi untuk membantu anda mengatasi permasalahan ini. Biasanya anda akan disarankan untuk melakukan beberapa tes di laboratorium untuk mengenali penyebab dari sperma encer.

Warna normal semen (air mani) adalah putih abu-abu (putih mutiara). Apabila warna putih jernih (encer) dimungkinkan konsentrasi spermatozoa ekstrim-oligozoospermia atau azoospermia yang dimasyarakat sering menafsirkan dengan istilah “mani encer”.

Spermatozoa diproduksi dalam testis, ketika bercampur dengan cairan kelenjar seks aksesori, menjadi semen (biasanya dikenal juga sebagai ejakulat). Konsentrasi sperma di dalam semen secara klinis dapat di duga penyebabkan berasal dari gangguan sebelum testis (pre-testiscular), di testis, atau setelah testis (post-testiscular).

Penyakit Sperma Encer  tidak dapat ditentukan secara kasat-mata. Harus dipastikan dengan analisa laboratorium untuk menentukan densitasnya (lebih dari 20.000/ml), motilitasnya (lebih dari 50 persen sel jantan masih gerak dalam 4 jam), sel jantan abnormal harus kurang dari 40 persen dan voluma cairan sperma lebih dari 2 ml tiap ejakulasi. Faktor-faktor tersebut adalah tolok ukur untuk menentukan kesuburan pria.

Penyakit Sperma Encer  yang istilah medisnya dikenal sebagai azoospermia atau oligospermia. Ada dua pengertian yang berbeda pada dua istilah tersebut. Seorang pria disebut menderita oligospermia jika hanya memiliki sel sperma kurang dari 20 juta sel. Kondisi ini membuat mani encer. Azoospermia adalah kondisi yang terjadi apabila seorang pria tidak mengeluarkan sperma sedikitpun saat berejakulasi. Penyakit Sperma Encer  menyebabkan pria tidak subur dan tidak mampu melakukan pembuahan pada sel telur wanita. Alhasil, kehamilan tidak akan terjadi.

Penyebab Sperma Encer

Faktor penyebab sperma encer adalah :

  • Suhu, bekerja di tempat yang panas, sehingga mempengaruhi suhu testis dan kerja testis karena testis menghasilkan sperma setiap saat.
  • Jumlah sperma dan kualitas sperma yang tidak baik dan normalm mungkin karena sering melakukan masturbasi.
  • Memakai celana yang ketat, membuat gerak penis dan sperma kurang baik.
  • Gangguan hormon, seperti testosteron dan kurangnya hormon FSH (Folicel Stimulating Hormone) dan berlebihnya hormon prolaktin.
  • Gangguan psikis seperti stres, kecemasan yang tinggi terhadap suatu hal dan depresi.
  • Kurangnya vitamin yang banyak mengandung zat besi, serat, selenium, dan zinc.
  • Lingkungan yang tercemar misalnya air.

Sebaiknya untuk mengetahui apakah anda menderita sperma encer atau tidak, harus melakukan pemeriksaan laboratorium untuk membuktikan hasil yang baik.

Cara Mengatasi Sperma Encer

Dibawah ini beberapa cara yang bisa membantu dalam mengatasi masalah sperma encer adalah :

  1. Mengurangi masturbasi atau onani
    Semua pria pastinya pernah onani. Bahkan kegiatan ini bukanlah suatu hal yang asing untuk pria remaja. Alasan mereka adalah untuk menuntaskan nafsu hanya untuk menghindari seks bebas yang marak terjadi. Hal ini bisa dipahami namun tahukah Anda bahwa aktivitas onani atau masturbasi yang dilakukan dengan berlebihan akan mengakibatkan terjadinya tingkat kekentalan sperma yang lama kelamaan akan semakin menurun. Hal ini akan mengakibatkan tubuh menjadi lemas, dan jika tubuh kurang fit maka produksi dari kualitas sperma juga akan semakin menurun. Bukan hanya pria remaja saja yang melakukan ini, namun pria yang sudah menikah sekalipun juga melakukan hal serupa. Pada dasarnya onani atau masturbasi dan hubungan seksual mempunyai tujuan yang sama. Namun hal ini berbeda sensasinya. Oleh sebab itulah, sebaiknya kurangilah aktivitas onani atau masturbasi.
  2. Mengurangi asupan minuman beralkohol dan jangan merokok
    Merokok dan minuman beralkohol merupakan salah satu hal yang mengakibatkan kualitas sperma semakin menurun. Dan harus diketahui bahwa setiap waktunya sperma sebenarnya selalu diproduksi di dalam testis. Namun proses dari produksi sperma tadi harus dipengaruhi dengan tekanan suhu pada testis. Dan jika suhu panas pada testis terlalu tinggi, maka hal ini bisa mengakibatkan terjadinya masalah produksi sperma berhenti selain itu hal ini harus dihindari agar memproduksi sperma yang baik.
  3. Mengenakan celana yang longgar
    menggunakan celana yang longgar adalah salah satu hal yang bisa membantu dalam meningkatkan kualitas sperma. Menggunakan celana yang terlalu ketat akan membuat kualitas sperma semakin menurun. Dan selain itu juga pergerakan dari penis dan testis yang akan selalu menjadi terbatas sehingga menyebabkan kualitas sperma menjadi meurun. Oleh karena itulah, sangat disarankan sekali untuk mengenakan celana dengan ukuran yang wajar, dan juga sebaiknya hindarilah penggunaan celana dalam disaat sedang tidur. Hal ini bisa membantu membuat penis bernapas dan bisa memproduksi sperma lebih baik lagi.

Penyakit Sperma Encer


=====================================

>>> ProMale Untuk Stamina Pria, Menambah Jumlah dan Kualitas Sperma, Dan Mengentalkan Sperma Pria, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Sperma Encer and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>