Sperma Encer Dan Kental

Sperma Encer Dan Kental – Banyak pasangan mendambakan anak, namun tidak mengerti bagaimana merencankan anak secara sehat dan sesuai medis. Hal pertama yang paling berpengaruh adalah kualitas sperma. Sperma yang encer, yaitu sperma yang tidak mencukupi dalam hal kuantitas, tidak dapat bergerak cepat dan tangkas dalam kualitas, mengakibatkan sperma tidak dapat menembus sel telur dan tidak akan ada fertilisasi atau pembuahan. Akibatnya, istri tidak kunjung hamil tanpa sebab yang tidak diketahui.

Sperma Encer Dan Kental

Sperma Encer Dan Kental

Perbedaan Sperma Encer Dan Kental

Bentuk sperma yang encer adalah yang berkepala kecil, pipih, atau ekor pendek. Bentuk sperma ini tidak normal dan membuatnya tidak bisa bergerak dengan baik. Akibatnya sperma tidak tahan pada suasana asam vagina dan mengalami kematian sebelum mencapai rahim. Sperma encer tersebut tak bisa bergerak sehat, lambat dan tidak terarah.

Sedangkan sperma yang terlalu kental mengakibatkan sel sperma sulit bergerak. Pembuahan pun menjadi sulit karena sel sperma tak berhasil mencapai sel telur. Pada kasus normal, saat diejakulasikan cairan semen dalam bentuk yang kental akan mencair (liquifaksi) antara 15-60 menit.

Pada biasanya sperma akan menggumpal dalam waktu 20-30 menit jika dibiarkan di ruang terbuka. Sperma yang terlalu encer butuh waktu lebih lama untuk menggumpal dan biasanya di picu oleh jumlah sel sperma yang terlalu sedikit atau adanya infeksi di saluran kemih.

Kualitas Sperma

Sperma encer dan kental sebenarnya bukan suatu ukuran bahwa kesuburan pria ditentukan dari encer atau kentalnya sperma tersebut. Banyak hal yang bisa mempengaruhi kualitas sperma encer dan kental. Yakni adalah :

  1. Kuantitas atau jumlah sperma
    Jika pada setiap kali terjadinya ejalulasi maka biasanya jumlah sperma yang keluar adalah sekitar 15 juta sperma/ml. Dan kemungkinan besar bahwa Anda dalam keadaan subur.
  2. Kualitas sperma
    Sperma yang dalam keadaan normal mempunyai bentuk kepala yang bulat dan juga ekornya yang panjang yang bisa bermanfaat dalam melakukan pergerakan sperma. Dan semakin banyak sperma yang Anda punya maka struktur juga akan semakin normal, dan semakin tinggi kemungkinan bahwa kesuburan pria juga besar.
  3. Gerakan sperman
    Anda salah satu seorang pria yang subur jika mempunyai sekitar 40% sperma yang bergerak dengan cepat menuju ke sel telur.

Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

Banyak hal yang bisa dilakukan agar bisa mendapatan sperma sehat dan sperma yang baik. Misalnya adalah dengan melakukan beberapa tips meningkatkan kualitas sperma dibawah ini :

  1. Melakukan hubungan seksual dengan teratur dan aman serta monogami
    Penyakit menular seksual akan meningkatkan resiko dari terjadinya ketidaksuburan yang paling besar yang terjadi pada pria atau juga pada wanita. Oleh sebab itulah, sebaiknya selalu gunakan kondom dan jangan berganti-ganti pasangan disaat sedang melakukan hubungan seisual.
  2. Melakukan cara diet cepat yang sehat
    Mengonsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan antioksidan yang ada di dalamnya sangat baik dalam membantu mengatasi masalah sperma encer dan sperma yang terlalu kental.
  3. Hindari penyebab obesitas
    Salah satu riset yang dilakukan menunjukkan bahwa masalah obesitas merupakan salah satu masalah yang mengakibatkan dari terjadinya kesehatan sperma. Baik dalam hal jumlah, kualitas dan juga gerakan sperma.
  4. Menghindari stress
    Stress bisa menyebabkan fungsi seksual mengalami penurunan dan juga bisa sangat mengganggu tingkat kestabilan dari hormon yang dibutuhkan untuk menghasilkan sperma.
  5. Melakukan olahraga dengan teratur
    Melakukan olahraga dengan teratur paling tidak 2-3 kali dalam seminggu akan membantu menghasilkan sperma yang baik. Namun sebaiknya hindarilah olahraga yang justru memberikan beban berat bagi testis untuk memproduksi sperma.

Faktor Usia Mempengaruhi Kualitas Sperma

Harus Anda ketahui bahwa gerakan dan juga jumlah sperma yang baik biasanya akan mengalami penurunan disaat usia seseorang memasuki usia 50 tahun. Dan pada beberapa riset yang dilakukan menunjukkan bahwa wanita yang sedang hamil denganpasangannya yang sudah berusia lanjut biasanya rentan mengalami keguguran dan bisa mempunyai anak autis dan mengalami gangguan jiwa dengan resiko yang lebih tinggi. Dan salah satu penelitian yang dilakukan menyebutkan bahwa pria yang juga mempunyai usia biologis, yakni sekitar antarausia 40 tahun. Dan sama seperti wanita, pria juga mengalami suatu perubahan pada tubuh mereka, dan juga pada sistem reproduksinya seiring dengan usia yang semkain bertambah. Walaupun produksi dari sperma tidakk berhenti, namun produksi dan juga struktur transport sperma akan mengalami kelemahan atau penurunan seiring dengan waktu yang berjalan. Dan pada pria yang berusia tua, seiring dengan produksi sperma yang semakin berkurang, maka resiko terjadinya paparan misalnya infeksi dan juga merokok juga akan semakin meningkat. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan pada DNA sperma. Jika DNA sperma lebih sekitar 40%, maka resiko mengalami keguguran juga bisa semakin meningkat.

Salah satu jenis makanan yang bisa menambah kualitas sperma adalah buah beri. Buah beri mengandung antioksidan didalamnya yang sangat baik untuk kesehatan tubuh dan juga sangat baik dalam membantu menangkal radikla bebas yang bisa menghambat terjadinya produksi dan kualitas sperma. Jadi sebaiknya konsumsilah buah beri untuk membantu meningkatkan kesuburan pria.

Itulah informasi mengenai cara meningkatkan kualitas sperma, dan juga mengatasi sperma encer dan kental. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Sperma Encer Dan Kental


=====================================

>>> ProMale Untuk Stamina Pria, Menambah Jumlah dan Kualitas Sperma, Dan Mengentalkan Sperma Pria, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Sperma Encer and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>